10 pertimbangan yang menjadikan Kurma sebagai Tanaman Pangan Terbaik

Oleh Agus S Djamil

1. Produktifitas per HA Tinggi
Hasil panen 15 – 45 ton / HA/ tahun. Dengan asumsi 150 pohon per HA dan hasil 100 – 300 kg per pohon / tahun. Sebatang pohon bisa menghasilkan antara 50 kg hingga 300 kg sekali panen per tahun. Bobot hasil panen yang berlimpah.Masa produktif yang begitu lama. Sekali tanam, dapat dipanen dari tahun ke 5 – 7 sampai 100 tahun kemudian( bisanya usia 3-4 tahun sudah belajar berbuah ) seperti kebun-kebun di Timur Tengah dan Coachella Valley USA. Gurra Downs Australia dan Thailand.

2. Multi Pangan
Sebagai sumber pangan pokok maupun pangan kesenangan hidup (life style/ klangenan). Sumber pangan pokok, karbohidrat & kalori sebagaimana dikonsumsi saat ini ataupun sebagai buah meja. Sekaligus sebagai Kopi dari biji kurma. Kopi tanpa kafeien. Rasa yang enak. Dengan volume produksi yang lebih besar dari kopi biasa. Biasa dikonsumsi di Afrika Utara dan kawasan Siria, Libanon.
Sebagai Gula dari buah masak dengan randemen dan brix index yang lebih tinggi dari tebu. Sudah dibuat di Malaysia.
Serta mungkin bisa dibuat Teh dari daging buah tingkat khalal (mengkal), seperti teh mahkota dewa. Belum termasuk limbah biomassanya yang cukup banyak dari pelepah keringnya untuk arang atau kompos.
Sebagai minuman jus yang menyegarkan. Sebagai minyak yang diperas dari biji kurma. Sebagai obat yang diperoleh dari akarnya, buahnya maupun dari bunganya.

3. Nilai Ekonomi Yang Tinggi
Di Jakarta kurma termurah (kurma curah) Rp 5.000,-/kg, termahal (Ajwa dan Barhi muda/khalal) Rp 1 juta/ kg di kedai butik kurma di Jakarta.Bila harga Rp 10.000,- / kg saja (0.01 dari harga ditawarkan di internet atau di toko) dan panen 100 kg per pohon per tahun, diperoleh Rp. 1 Juta per pohon. Saat ini, rerata harga import kurma Indonesia sekitar Rp 17.000,-/kg.Kelak, dengan kegemaran makan buah segar mengkal, kurma di Indonesia dapat dipasarkan sebagai buah mengkal (fase khalal) yang menarik, nyaman dan menyehatkan. Ini akan sangat menarik.

4. Propagasi Tercepat dan Beragam Cara


Bisa dibiakkan dari tunas (offshoot, seperti pisang), biji dan tissue culture (TC).Kasus di Bard Valley USA, dari 18 bibit jadi 200 ribu pohon dalam 72 tahun. Sedangkan secara teoritis, dengan asumsi 1 pohon ada 10 tandan masing-masing ada 50 untai dan ada 20 butir per untai. Maka 1 pohon bisa tersedia 10.000 bibit biji sekali panen. Sehingga dalam 10 tahunan bisa 3 panen, maka tersedia 30.000 bibit dari biji.Tingkat tumbuh semaian dari biji sangat tinggi, lebih dari 80%, dan mudah sekali. Sehingga petani pekerbun kurma menjadi mandiri dan merdeka dari cengkeraman konglomerat mafia benih dunia.

5. Nutrisi Paling Lengkap dan Terbaik


Hasil komparasi saya atas hasil analisa lab USDA (US Dept of Agriculture) terhadap berbagai pangan populer menunjukkan kurma mempunyai kandungan 6 macam Vitamin, Mineral terlengkap dan terbanyak (misalnya: Potassium, K, 3X kandungan K di pisang) dan Nutrisi terbaik (no cholesterol, dll.)Masyarakat modern sekarang berbondong-bondong mulai mengkonsumsi kurma, the healthiest food.

6. Memerdekakan Petani
Membebaskan petani dari fluktuasi dan tekanan harga pasar. Bila harga rendah, kurma bisa dijemur lalu disimpan s/d 3 tahun, sehingga bisa dijual pada saat harga baik. Bebas dari dominasi dan tekanan pengepul pengijon atau pabrik dalam rangkaian supply chain. Tidak seperti sawit dimana petani plasma tergantung total pada pembeli dari pabrik CPO yang dapat mendikte harga dan menyengsarakan petani.Lagi pun petani bisa punya pilihan kurmanya mau dijual sebagai buah, pangan, obat, kopi, gula, teh atau minyak biji kurma.

7. Memiliki Adaptibilitas yang Tinggi


Kurma tumbuh pada rentang suhu yang ekstrim -15 °C s/d +51 °C. Dan tumbuh pada ketinggian -400 m (di lembah Jordan yang di bawah permukaan laut) hingga >+2000 m di dataran tinggi Himalaya di Pakistan. Basically everywhere!
Dan karena betina kurma mudah kawinan dengan ‘siapa saja’ maka varietas kurma sampai saat ini mencapai 1000 lebih. Mirip manusia yang bersuku-suku dan berbangsa. In shaa Allah… Indonesia juga bisa.
… Indonesia juga akan punya varietasnya sendiri yang kelak bisa jadi terbaik di dunia.

8. Ramah Lokasi & Lingkungan
Akarnya unik. Akar Dalamnya menunjam hingga 12 m ke dalam. Akar Samping menyebar secukupnya tak lebih 1 meter. Menjadikannya sangat ramah pada tanaman tetangganya. Tidak berebut air dan unsur hara. Justru “wa fajarna minal ‘uyuun” membantu menahan cepatnya air merembes ke dalam dan membantu “memompa” air ke atas sehingga cukup air di dekat top soil.Payungan daunnya yang berwarna keperakan, memantulkan sebagian cahaya dan terik panas matahari, mengalirkan angin dan membantu menciptakan micro climate yang baik di sekitarnya. Ini bagus untuk TumpangSeri dengan tanaman lain. Bandingkan dengan tanaman keras lain yang tidak memberi ruang hidup untuk tanaman pangan lain di sekelilingnya, malah rakus melahap hara dan air. Akarnya yang malang melintang di dekat permukaan tanah, mematikan tanaman tetangga, mencongkel bangunan manusia.

9. Menyelamatkan dari Bencana
Kurma punya 2 karakter menarik yang sesuai untuk ini. Akarnya kuat mencengkeram ke dalam, dan paling tahan dengan salinitas (keasinan air) yang tinggi.
Apabila di Hilo Hawaii pantainya ditanami semacam pandan sebagai green buffer belt untuk meredam Tsunami, maka kita bisa menanam kurma ini untuk proteksi Tsunami di sepanjang pantai selatan dan barat Indonesia. Green buffer belt pohon kurma setebal 100 meter sepanjang pantai bukan cuma menyelamatkan tapi juga murah sekaligus mensejahterakan rakyat di pesisir dan memberikan benteng alami dari kemungkinan serangan marinir musuh yang mau mendaratkan tank amphibinya di pantai landai.
Dengan demikian, kurma di pantai juga akan menjadi wasilah, menarik kembali umat Indonesia untuk juga kembali mencintai dan turun ke laut.

10. Rahmat dan Barokah


AlQuran dan Hadis menunjukkan ke pangan ini sebagai pangan yang mulia.
Kurma disebut di 21 ayat Al Quran. Buah terbanyak yang disebut-sebut dalam AlQuran. Termasuk sunah untuk memakannya pada waktu berbuka puasa. Di Indonesia ada 200 juta umat yang puasa Ramadhan dan karena disunahkan berbuka dengan kurma, maka ini dijadikan salah satu yang dijadikan alasan Australia dan Thailand menanam kurma untuk melayani (menyerbu) pasar lndonesia.

Dengan pertimbangan diatas kurma bisa jadi solusi Food Security yang mensejahterakan, menyehatkan dan menyelamatkan untuk Indonesia Masing-masing kita semua perlu menjadi pelopor gerakan penanaman kurma di Indonesia secara massal. Pada kapasitas terkecil di lokasi kampung kita hingga nasional.
Allahu a’lam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s