Petani Sejahtera dengan Internet dan Digital Branding

pemasaran-lewat-internet-300x241Bangga Petani Peternak Muda, Di tengah lesunya perekonomian dan murahnya harga komoditi pertanian saat panen raya memunculkan kegetiran tersendiri terhadap nasib para petani Indonesia. Baik petani padi maupun petani Hortikultura selalu miris mendengar nasibnya. Namun, seperti yang juga disampaikan Motivator Bisnis, selalu ada peluang di tengah kesulitan. Dengan selalu membuka mata dan telinga, petani Indonesia tetap bisa menangkap peluang bisnis yang ada di mana-mana.Petani harus bisa memotong rantai distribusi produk pertanian sehingga petani memperoleh harga yang pantas bagi produknya bukan tunduk dan patuh akan harga murah yang ditetapkan tengkulak.

anak-anak-tkSekarang ini lagi banyak muncul pengusaha baru  atau petani pengusaha dengan model bisnis  M2C (Manufacture To Customer) dengan memotong rantai Distribusi panjang….produsen atau petani menjual langsung ke konsumen palagi saat ini lagi boomingnya bisnis online dan jasa pengiriman yang cepat dan mampu menjangkau seluruh Indonesia…..pertanyaanya pakah semua bisnis bisa di online-kan…jawabanya adalah bisa..terus pertanyaan kedua apakah mampu sukses…..jawabanya sukses tergantung dari operatornya dan strateginya yang dipakai. Terus  apakah pertanian dan peternakan juga bisa di onlinekan oah tentu bisa jawabnya….suadah adakah yang berhasil ..oh banyak…makanya petani peternak indonesia harus melek internet. Apalagi pengguna internet di Indonesia di prediksi 2017 sekitar 125 juta pengguna internet…wow pasar yang sangat menggiurkan.

aplikasi-androin-online-petani-fajar-co_-300x225Ide dasarnya adalah petani Indonesia HARUS memanfaatkan internet sebagai alat bisnis mereka. Pemanfaatan internet bagi siapapun yang ingin maju sekarang sudah menjadi kebutuhan mutlak. Seluruh dunia terhubung dengan internet. Jangkauan internet yang mencapai seluruh dunia tanpa ada batasan sektorla adalah kelebihan yang sayang bila tak dimanfaatkan.

Hebat juga pantikan idenya. Coba bayangkan kalau setiap petani di desa bisa mengakses internet karena murah. Saya seketika itu juga berpikir pada pagi hari pak petani pergi ke sawah. Siang harinya mereka mengakses internet di rumah. Setelah hari panen tiba, mereka pun memampangnya di weblog. Dan, alamat blog itu dibuka oleh konsumen yang berada di daerah lain. Si petani pada posisi itu menentukan harga sendiri sesuai pengeluaran dan kualitas hasil panen. Transaksi pembayaran juga melalui transfer elektronik. Hebat bukan? Ah, gelo maneh mah!

info-aktual-57Hal itu akan mewujud jika saja kita menjadi bangsa sejahtera. Nasib petani diperhatikan dan diberi pendidikan agar melek internet. Sehingga mereka mampu menggunakan perangkat komputer atau smartphone berbasis Android yang terakses ke internet secara efektif dan efisien. Fasilitas internet murah masuk desa akan dimanfaatkan untuk kepentingan pemasaran produksi pertanian. Sedangkan sang istri di rumah memproduksi panganan yang diproduksi menggunakan bahan-bahan lokal yang khas. Misalnya, produk olahan buah naga yang dibikin dari buah naga atau bahkan membuka warung sehat di atas gunung yang pelangganya penduduk sekitar kota yang mencari tempat makan dengan suasana alam pertanian dan pedesaan. Karena masyarakat kota sudah jenuh dengan resto di tengah kota mereka ingin kembali ke alam semacam ada kerinduan ketika mereka hidup di desa.

Bahkan dengan internet petani bisa mem-branding desanya menjadi desa wisata atau  pertanianya menjadi tujuan wisata, seperti yang kami lakukan di waras farm mem-branding waras farm sebagai ikon baru agrowisata Cilego dan tujuan kuliner Cilegon….tapi ilmu ini harus salim dulu sama guru Branding Indonesia Soebiakto priadarsono yang turun gunung mengajarkan ilmu-nya ke UKM di Indonesia yang salah satu UKM-nya ada yang bergerak dibidang pertanian. Apalagi sekarang era-nya Smartphone hampir semua dari anak-anak sampai kakek-nenek pun pegang smartphone, semua main Medsos baik FB, IG dan path jika kita bisa menjangkau pasar tersebut Wow…..siap-siap banjir Order. Tinggal petani menjaga mutu, kualitas dan pelayanan agar konsumen makin jatuh cinta dengan produk yang kita tawarkan.

pertanian-usuHasil produk home industri itu dipasarkan juga lewat internet. Maka, perempuan desa harus diberi pengetahuan tentang membuat blog memanfaatkan web hosting gratisan, akses ke market place pertanian. Memang asyik rasanya jika segala karya kreatif masyarakat desa bisa diakses internet. Kemungkinan karya mereka akan dilirik oleh masyarakat melek internet lain sampai ke penjuru pelosok daerah Indonesia. Global village, adalah satu kemungkinan yang akan terjadi di Indonesia ketika kita piawai memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi

Ada dua hal yang saya tawarkan untuk kemajuan kesejahteraan para petani Indonesia.

Pertama, adalah dengan terjun ke bisnis produk informasi seperti yang saya lakukan dan mengalami sukses besar di Wisata Agrobisnis dan Rahasia Blogging Untuk Petani. Para petani, bisa ikut membuat produk informasi misal bagaimana membuat pupuk organik, bagaimana menanam buah naga, bagaimana budidaya kurma,  bagaimana merawat tanaman, dan sebagainya. Produk-produk informasi semacam itu di pasar offline merupakan produk yang laris manis dan penjualannya stabil.

Selain langsung terjun ke bisnis produk informasi, yang kedua adalah memanfaatkan internet sebagai alat pemasaran. Misal seperti yang ditawarkan oleh Mas Waras Farm tadi mengenai pembuatan bibit buah naga atau perawatan dan penanggulan penyakit pada buah naga. Para petani dapat membuat atau mengumpulkan bahan artikel pertanian tersebut dan kemudian mengunggahnya lewat internet. Atau menjual produk pertanian semisal bibit buah naga atau bibit tanaman buah, bisa juga wisata agrobisnis atau wisata edukasi pertanian lewat internet

Gendong Naga sabet jerukKedua hal tadi bila di-ACTION-kan secara konsisten, saya yakin berpeluang menghasilkan pendapatan yang besar bagi para petani Indonesia. Ada banyak contoh para petani Indonesia atau mantan petani yang telah sukses berladang di internet. Seperti Pak Gun Sutopo dengan Sabila Farmnya petani buah naga Merapi Yogyakarta, ada Ibu Asroful uswatun memiliki perhatian yang besar pada dunia pertanian tanaman buah, atau Pak Wayan Supadno yang berjuluk Tentara Petani. Nama-nama mereka kalau di cari di search Engine akan muncul sebagai petani-petani sukses yang memanfaatkan internet untuk pemasaran produk-produk pertanianya.

Petani Indonesia tidak boleh menyerah! Internet merupakan lahan pertanian terhampar luas yang menunggu untuk anda garap. Mari berladang di internet para petani Indonesia. Cangkul sawahnya, tanami, rawat, jaga kualitas produknya dan panen hasilnya serta jual melalui internet.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s