Wisata Edukatif Murah Meriah Banten

Paling sulit cari tempat wisata yang tidak hanya menarik tetapi juga mengandung unsur edukasi buat anak. Buat para emak dan ibu guru PAUD, TK atau SD, mungkin pernah mengalami bagaimana susahnya mencari cari tempat wisata seperti ini. Ngubek-ngubek seharian di internet, mana yang kira-kira tempatnya asyik, tidak terlalu jauh dari Cilegon atau Serang dan yang pasti murah meriah. 

 Anak SD
Kemana lagi yak minggu ini?

Sebagai ibu, tentunya senang kalau anak-anak menikmati liburannya dengan ceria. Hanya saja terkadang tempat wisata seperti ini sulit ditemukan, apalagi di daerah Cilegon dan Serang, yang kebanyakannya wisata mall atau kuliner. Bisa juga sih sebetulnya wisata alam, karena daerah Banten kaya akan wisata alamnya. Hanya saja jauh dan jalanan jelek! Ah, alasan aku kali yak yang bosan dengan pantai, karena setiap hari kerja pun, pantai bisa terlihat jelas dari tempat kerja. Biasa, terkadang rumput tetangga terlihat lebih hijau.

Setiap Sabtu dan Minggu, alhasil, berpikir keras, mau kemana yak kali ini? Masa keliling mall lagi? Atau seharian di rumah?

Tetapi akhirnya aku diberitahu oleh saudarakau, bahwa wisata edukasi tidak melulu harus ke tempat yang mahal, jauh, atau yang fasilitasnya lengkap seperti Puncak Bogor atau Lembang ,Bandung. Tidak mesti harus ke science center, kidzania, taman mini, museum dan sebagainya. Keseharian kegiatan yang membuat mereka terkesan, takjub, merangsang pertanyaan mereka, bisa dibilang wisata edukatif juga. Ya tentunya bagus seandainya memungkinkan ke tempat-tempat seperti disebut di atas. Ternyata di Desa Cikerai, sebelah selatan Cilegon di balik perbukitan ada sebuah wisata edukatif perkebunanyaitu “Waras Farm”. Ya tepatnya Agrobisnis anak-anak bisa belajar menanam aneka tanaman buah, cabai atau sayuran seperti Tomat. Bisa bermain-main dengan puas di Tanah seperti anak-anak petinggi Google dan Microsoft seperti zaman dahulu kita kecil bisa main apa saja ditaah yang lapang, berkotor-kotor dengan tanah.

Di Indonesia, mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) adalahsalah satu muatan lokalyang umum ditemui. Banyak juga sekolah yang mengizinkan murid-muridnyamembawa laptop untuk kepentingan mencatat atau browsing informasi saat di kelas. Selesai sekolah, anak-anak ini pun bukannya pulang ke rumahuntuk istirahat; mereka justru kembali akrab dengan iPad atau game konsol mereka dengan alasan refreshing setelah seharian belajar. Saking sudah umumnya, sebagian dari kita mungkin menganggap fenomena ini sah-sah saja.

Tapi tunggu! Mari sejenak jalan-jalan ke Silicon Valley, sebuah kawasan di Amerika dimana perusahaan-perusahaan teknologi top dunia berkantor. Di tempat ini terdapat fakta yang akan membuat kita berpikir ulang,

“Apakah keputusan mengenalkan komputer pada anak sejak usia dini itu tepat?”

Para petinggi Google, Apple, Yahoo, HP, Microsoft hingga eBaymengirim anak-anaknya ke sekolah yang sama sekali tak punya komputer.

petinggi Raksasa komputer Dunia

Ketika sekolah-sekolah usia Dini di Indonesia memasukkan komputer dalam kurikulum dan berlomba membangun sekolah digital, Waldorf School of the Peninsula justru melakukan sebaliknya. Sekolah ini dengan sengaja menjauhkan anak-anak dari perangkat komputer.

SekolahWaldorf justru fokus pada aktivitas fisik, kreativitas, dan kemampuan ketrampilan tangan para murid. Anak-anak tak diajarkan mengenal perangkat tablet atau laptop. Mereka biasa mencatat dengan kertas dan pulpen, menggunakan jarum rajut dan lem perekat ketika membuat prakarya, hingga bermain-main dengan tanah, menanam tanaman setelah selesai pelajaran olahraga.

waldorfff

Nah, hal-hal seperti berikut, walaupun sederhana dan mungkin buat banyak orang tidak menarik, tetapi buat anak-anak merupakan pengalaman tersendiri. Ada apa sih di waras farm yuk kita lihat:

Menanam Buah Naga

SDN cilegon-5

Petik Buah Naga Dari Pohon

TK Plus Al Furqon-3

Menanam cabai

SDN cilegon-2

Dan Aneka kagiatan lainya

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s