Menanam Tanaman Obat Ciplukan Dalam Pot

Ciplukan-2Berberapa orang mungkin belum terlalu familiar dengan nama “Ciplukan” . Namun untuk masyarakat pedesaan sudah tidak asing lagi dengan tanaman ciplukan. Tanaman ini biasa ditemukan di sawah/ladang saat musin kemarau biasanya tumbuh dibawah tanaman palawija seperti jagung dan kacang-kacangan..

Tanaman yang memiliki nama latin Physalis angulata ini memiliki beberapa nama lain dan khas yang berbeda pada setiap daerah. Nama lain dari Ciplukan antara lain : Morel berry (Inggris), Ciplukan (Indonesia), Ceplukan (Jawa), Cecendet (Sunda), Yor-yoran (madura), Lapinonat (Seram), Angket /kepok-kepokan (Bali), Dedes (sasak), Leletokan (Minahasa) .

Bagi masyarakat pedesaan, Ciplukan dianggap sebagai tanaman liar yang tidak berguna dan buahnya dapat dimakan. Namun diluar negeri taman ciplukan sudah dimanfaatkan sebagai bahan farmasi obat karena kandunganya. Tanaman Ciplukan berupa semak perdu rendah (maksimal tingginya 1 m) dan mempunyai umur ± 1 tahun. Memiliki bunga berwarna kuning, buah berbentuk bulat yang dilindungai kerudung penutup buah dan memiliki rasa asam manis.Nah ternyata ciplukan juga bisa dibudidayakan dalam pot loh…..menjadi tanaman Tambulampot….menarik bukan informasinya. Yuk kita simak cara membudidayakanya.

Syarat Tumbuh

Tanaman Ciplukan-2

Tanaman ciplukan cocok hidup di tanah yang subur, gembur, tidak tergenang air, dan memiliki pH mendekati netral. Tanaman ciplukan mampu hidup pada tanah yang kurus, agak padat, dan kurang terawat bersama tanaman liar yang lain. Kondisi lapisan olah tanah bagian atas sangat berpengaruh terhadap kesuburan tanaman ceplukan. Ciplukan dapat hidup di dataran rendah hingga dataran dengan ketinggian sekitar 1.500 m dpl.

Tahapan dalam Budidaya Ciplukan

Pembudidayaan tanaman ciplukan yang dilakukan dengan memanfaatkan bibit hasil perbanyakan generatif, memerlukan tahap-tahap kegiatan sebagai berikut :

Penyiapan Benih

Ciplukan Tua
Ciplukan Tua

Benih disiapkan dari buah ciplukan yang tua dan matang dari tanaman ciplukan yang berumur lebih dari 2,5 bulan. Buah yang telah tua dan matang, bila dipijit dengan jari akan mengeluarkan daging buah yang lunak beserta bijinya. Biji ini digunakan sebagai benih yang siap disemai.

Penyiapan Media Semai

Penyemaian dilakukan untuk mengecambahkan biji-biji ciplukan sehingga tumbuh menjadi tanaman mini yang telah siap untuk dipindahkan ke lapangan. Tanah yang akan digunakan sebagai media persemaian harus berfisik halus dan gembur serta memiliki unsur hara yang cukup.

A.Penyemaian Benih

Media Semai
Media Semai

Pemeliharaan benih ciplukan pada bak semai relatif lebih mudah dilakukan dibanding pemeliharaan benih pada bedengan. Penyemaian biji di bedengan perlu ditutup dengan sungkup plastik untuk menekan penguapan air dari media semai, menghindari terpaan panas atau air hujan, serta mencegah serangan hama dan penyakit. Bibit yang berumur 1-1,5 bulan telah siap untuk ditanam di lahan.

B.Penanaman

Tanaman Ciplukan

Bibit ciplukan yang tumbuh di persemaian memiliki akar relatif sedikit, batang masih lunak, dan jumlah daun ± 8 lembar. Bibit ini memiliki kelemahan yaitu akar dan batangnya mudah rusak, dan setelah dicabut daunnya cepat layu. Oleh karena itu, bibit ciplukan tersebut perlu dipindahkan hati-hati, dan setelah dicabut harus segera ditanam kembali.

C.Perawatan

Ciplukan-3

Perawatan tanaman ciplukan di lahan tanam sama dengan perawatan tanaman ciplukan di pot. Penyuluhan tanaman harus segera dilakukan untuk menggati bibit tanaman yang mati. Penyiraman tanaman ciplukan tidak perlu berlebihan, mengingat kebutuhannya terhadap air tidak beda jauh dengan palawija, yaitu relatif sedikit. Memperhatikan sifat dan fisik tanaman ciplukan, maka pemupukan dapat dilakukan sebanyak dari dosis pupuk yang digunakan pada tanaman tomat.

Perawatan tanaman ciplukan di lahan tanam sama dengan perawatan tanaman ceplukan di pot. Penyuluhan tanaman harus segera dilakukan untuk menggati bibit tanaman yang mati. Penyiraman tanaman ceplukan tidak perlu berlebihan, mengingat kebutuhannya terhadap air tidak beda jauh dengan palawija, yaitu relatif sedikit. Memperhatikan sifat dan fisik tanaman ceplukan, maka pemupukan dapat dilakukan sebanyak  dari dosis pupuk yang digunakan pada tanaman tomat.

Perkiraan Dosis Pemupukan Ceplukan, Atas Dasar Rekomendasi Pupuk Tanaman Tomat.

Jenis Pupuk Kebutuhan Pupuk (kg/ha)
Tomat Ceplukan
Urea 100-200 25-50
ZA 0-100 0-25
SP-36 100 25
KC1 0-100 0-25

D.Pemupukan

Prinsip pemberian pupuk buatan pada tanaman ceplukan adalah sebagai berikut.

1)      Seluruh dosis pupuk Fosfor dan Kalium, diberikan pada lubang-lubang pertanaman, sedalam penanaman bibit.

2)      Pupuk susulan I, berupa  dosis dari pupuk Nitrogen, yang diberikan 14 hari setelah tanam. Pupuk ditaburkan pada alur yang dibuat di sekeliling tanaman, dengan jarak sekitar 10 cm dari lubang tanam.

3)      Pupuk susulan II, berupa   dosis dari pupuk Nitrogen, yang diberikan 35 hari setelah tanam. Pupuk ditaburkan pada alur yang dibuat di sekeliling tanaman, dengan jarak sekitar 10 cm dari lubang tanam.

4)      Apabila budidaya ceplukan ditujukan untuk dipungut brangkasnya, maka dosis pupuk Nitrogen dapat ditingkatkan, sedangkan dosis pupuk Fosfat dan Kalium dikurangi.

5)      Penggunaan pupuk pada tanaman ceplukan yang ditanam dengan sistem tumpang sari, disesuaikan dengan dosis pupuk yang digunakan bagi tanaman utamanya.

  1. Tambahan

Persamaan dan Perbedaan Ciri-ciri Buah Ceplukan Muda Physalis Angulata L., dengan Physalis minima L.

Bagian Tanaman Physalis angulata L. Physalis minima L.
Kelopak pelindung buah Berukuran maksimal, kecil Berukuran maksimal, lebih besar
Buah Berukuran maksimal dan agak lunak, kecil Berukuran maksimal dan agak lunak, besar
Pangkal buah Terdapat warna hijau melingkar menyerupai cincin Tidak terdapat warna hijau melingkar yang menyerupai cincin
Kulit buah Berwarna kuning kehijauan Berwarna kuning kecokelatan
Biji buah Berukuran kecil, gemuk berwarna cokelat Berukuran sedikit lebih besar, gemuk, berwarna cokelat muda
Daging buah Berwarna putih kotor dan berair, manis, beraroma Berwarna kekuningan, berasa manis agak asam, dan beraroma harum
Umur simpan buah Relatif lebih tahan Kurang tahan

Persamaan dan Perbedaan Ciri-ciri Buah Ceplukan Tua Physalis Angulata L., dengan Physalis minima L.

Bagian Tanaman Physalis angulata L. Physalis minima L.
Kelopak pelindung buah Berukuran maksimal, berwarna cokelat kering, kecil Berukuran maksimal, berwarna cokelat kering, dasar
Buah Berukuran maksimal dan lunak, kecil Berukuran maksimal dan lunak, besar
Pangkal buah Berwarna cokelat muda Berwarna cokelat muda
Kulit buah Berwarna cokelat muda Berwarna cokelat tua dan agak tebal
Biji buah Berwarna cokelat Berwarna cokelat muda
Daging buah Berwarna cokelat kekuningan, berupa cairan kental, dan beraroma harum spesifik Berwarna cokelat, berupa cairan kental, dan beraroma harum spesifik
Umur simpan buah Relatif lebih tahan Kurang tahan

Teh Herbal Ciplukan

Teh herbal Ciplukan
Teh herbal Ciplukan

Teh Herbal Ciplukan adalah minuman alami yang kaya manfaat. Dibuat dari herba ciplukan dipadukan dengan daun teh hijau pilihan dan stevia sebagai pemanis alami yang aman bagi penderita diabetes sehingga memberikan cita rasa khas dan kaya manfaat.

Kandungan dan Manfaat

Teh Hijau Sehat dan Mantap

Tumbuhan yang tumbuh baik pada ketinggian 0-1800 m dpl ini mempunyai kandungan kimia yang sudah diketahui berupa Chlorogenik acid, asam citrun dan fisalin, flavonoid, saponin, polifenol. Buah mengandung asam malat, alkaloid, tannin, kriptoxantin, vitamin C dan gula. Biji mengandung elaidic acid.

Dalam farmakologi China disebut tumbuhan ini memiliki rasa pahit dan sifat sejuk. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dan pengalaman di berbagai daerah dan negara, ciplukan dapat digunakan untuk mengobati penyakit influenza, sakit tenggorokan, batuk rejan, bronchitis, gondongan, pembengkakan buah pelir, diabetes melitus, sakit paru-paru dan pembengkakan prostat

pengemasan teh ciplukan secara higienis

Teh Ciplukan “Salwa” adalah satu-satunya produk teh celup berbahan baku simplisia tanaman ciplukan yang dikemas secara higienis. Seperti diketahui masyarakat umum, tanaman ciplukan memiliki banyak khasiat diantaranya sebagai penstabil kadar gula dan juga bagus untuk hipertensi. Produk ini memiliki banyak keunggulan yang akan membuat Anda yakin tidak akan salah pilih untuk memilih produk ini. Keunggulan teh Ciplukan “Salwa” antara lain:

  1. Teh ciplukan “Salwa” adalah satu-satunya produk teh ciplukan yang ada di pasaran. Sehingga produk ini belum mempunyai pesaing.
  2. Mengunakan bahan tambahan berupa daun stevia yang dikenal juga sebagai daun manis. Daun ini mempunyai zat pemanis yang manisnya bisa 300-400 x lipat manis gula tebu namun nonkalori. Daun stevia juga memiliki sifat antidiabetes.
  3. Menggunakan tambahan daun teh hijau sebagai penambah antioksidan yang sangat berguna untuk tubuh.
  4. Dikemas secara higienis yaitu setiap tea bag dikemas menggunakn sachet alumunium. Hal ini berguna untuk menjaga kehigienisan produk serta mencegah pengaruh cahaya laur yang dapat mengurangi kandungan zat aktif di dalam teh.
  5. Proses produksi dilakukan di laboratorium LIPI dan di bawah pengawasan LIPI. Hal ini menjadikan proses produksi teh ciplukan lebih aman dan terjamin.
  6. Sudah memiliki ijin pemasaran berupa No IRT dari dinas kesehatan dan izin halal dari LPPOM MUI. Kedua ijin ini menjamin keamanan dan kehalalan produk.

Kehadiran Teh Ciplukan “Salwa” dalam masyarakat adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yaitu solusi alami untuk penderita diabetes dan hipertensi. Produk ini dapat dinikmati semua kalangan dan kami menyediakan jasa antar gratis bagi konsumen yang di Yogyakarta. So, tunggu apa lagi? Buktikan khasiatnya!

Komposisi :

  • Daun Teh
  • Daun Ciplukan
  • Daun Stevia

Aturan pakai :
Diminum 2 x sehari pagi dan sore hari

Cara menyajikan :

– Masukkan 1 kantong teh herbal ciplukan ke dalam gelas atau cangkir.
– Tuangkan air mendidih kedalamnya.
– Diamkan beberapa saat sampai diperoleh warna, kepekatan dan aroma yang mantap.
– Aduk perlahan lalu angkat kantong teh herbal ciplukan dengan sendok.
– Tambahkan gula atau madu sesuai selera ( gula aren lebih baik.
– Kesegaran rasa dan khasiat teh herbal ciplukan siap dinikmati.

Ciplukan Tea

Sumber :
1. Buku pintar tanaman obat: 431 jenis tanaman penggempur aneka penyakit (Google eBuku), AgroMedia, 2008 -332 halaman.
2. http://rachmabiebsmiler.blogspot.com/2012/01/budidaya-tanaman-ciplukan-d.html
3. Tanaman Rempah dan Obat, Ir. Rahmat Rukmana, Kanisius 1995.

Informasi dan Pemesanan teh Ciplukan

Tlp/SMS: 087887980983, wa 085771735241, Pin: 766675F8

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s