Pemkot Cilegon Targetkan Perbaikan JLS Selesai 2015

Jalau lingkar selatan Cilegon
Jalau lingkar selatan Cilegon

Cilegon-Pemerintah Kota Cilegon menargetkan perbaikan jalan lingkar selatan (JLS) selesai 2015, apalagi pemerintah pusat bersedia memberikan bantuan anggaran untuk infrastruktur itu lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.

Wakil Gubernur Banten Rano Karno di Serang, Jumat, mengatakan setelah hampir dua hari mengikuti kegiatan musyawarah rencana pembangunan nasional (Musrembangnas), bahkan sejak Pra Musrembang, ia memastikan bahwa jumlah bantuan pemerintah pusat kepada Banten untuk infrastruktur lebih besar dibandingkan 2014. Khususnya, infrastruktur yang menjadi jalur ekonomi aktif seperti JLS, Kota Cilegon.

jalan lingkar selatan cilegon“Bantuan dana untuk perbaikan JLS dari Pemprov Banten sudah dianggarkan pada 2014 ini,” kata Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Banten Rano Karno saat menyampaikan sambutannya pada Safari Ramadan 1435 H di Pondok Pesantren Al Bustaniyah, Kota Cilegon, Senin (7/7/2014).

Rano mengatakan Kota Cilegon merupakan kota industry. Maka dari itu, infrastruktur di Kota Cilegon harus memadai. Untuk mendorong perbaikan infrastrukutur itu, Pemprov Banten berkomitmen mendorong dan membantu pemerintah daerah sesuai dengan kemampuan anggaran.

“Sebagai kota industri seharusnya tidak ada infrastruktur jalan yang rusak, juga tidak boleh ada kemacetan di Kota Cilegon,” katanya.Selain dari APBD Banten, pada 2015 pemerintah pusat berencana memberikan bantuanuntuk JLS melalui Pemprov Banten. “Insya Allah hasil dari perjuangan Pemprov Banten, dari pemerintah pusat untuk JLS Cilegon pada 2015 akan dikucurkan sebesar Rp70 miliar,” katanya.

Rano juga berharap perusahaan yang ada di Provinsi Banten untuk bersama-sama memberikan bantuan kepada masyarakat melalui pemanfaatan corporate social responbility (CSR). Perusahaan bisa memberikan bantuannya melalui CSR kepada masyarakat, di antaranya untuk pembangunan JLS.Wakil Walikota Cilegon Edi Aryadi mengatakan Pemkot Cilegon membangun JLS untuk pemenuhan infrastruktur yang memadai bagi masyarakat. Selain itu untuk membuka akses demi perkembangan wilayah Kota Cilegon sebelah Selatan, hanya saja pembangunan jalan tersebut belum selesai.

“Untuk mempercepat pembangunan JLS tersebut, kami meminta bantuan kepada Pemprov Banten dan pemerintah pusat,” kata Edi.

Pemkot Cilegon Usul Jalur Lingkar Selatan Jadi Akses JSS

jembatan-selat-sunda-553x400Pemerintah Kota Cilegon mengusulkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum, bahwa JLS (Jalan Lingkar Selatan) dijadikan akses menuju Jembatan Selat Sunda (JSS), dengan alasannya lebih mudah dan cepat. “Kami menawarkan JLS dijadikan akses JSS karena mudah dijangkau dan aksesnya cepat dan lebih mudah,” kata Wali Kota Cilegon, Tb Iman Ariyadi, usai acara ekspose JLS jadi akses JSS di hadapan Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Achmad Hermanto Dardak, di Cilegon, pada Selasa (15/11/2011) malam.

JSSIman menjelaskan, dengan dijadikan akses ke JSS, JLS yang saat ini masih dalam pekerjaan perbaikan, dipastikan akan bertambah ramai dan akan menumbuhkan perekonomian masyarakat Cilegon yang ada di selatan.

“Tujuan pembangunan dan akses JLS adalah untuk mengembangkan wilayah Selatan di Cilegon. Karena itu, kami berharap JLS ini dapat direspon oleh pemerintah pusat, sebagai akses ke JSS,” ujarnya.Karena itu, pihaknya tidak sepakat dengan adanya usulan yang disampaikan oleh Wamen PU, agar JLS dijadikan sebagai jalan tol. “Kalau untuk jalan tol kami tidak setuju, karena kami mengharapkan JLS dapat diakses secara umum,” katanya.

Sementara itu Wamen PU, Achmad Hermanto Dardak mengatakan, keinginan Pemkot Cilegon yang menjadikan JLS sebagai akses JSS akan dipertimbangkan.

“Keinginan Pemkot Cilegon akan dipertimbangkan, dan kami bahas di Jakarta,” ujarnya.

Namun pihaknya, berharap JLS dijadikan jalan tol, agar akses menuju ke JSS lebih cepat. “Kami mengusulkan, memang JLS di Kota Cilegon dijadikan jalan tol,” katanya.JSS direncanakan memiliki ruang bebas vertikal 85 meter di atas permukaan laut tertinggi agar lebih tinggi dari tinggi udara terbesar serta memperhitungkan efek kenaikan elevasi air laut akibat pemanasan global.

Sementara bebas horizontal jembatan gantung Selat Sunda adalah 2.100 m sehingga memenuhi persyaratan lalu lintas kapal bebas satu arah.Desain struktur atas jembatan mengacu pada desain jembatan Selat Messina yang memiliki bentang 3.300 m, sedangkan desain stuktur bawahnya mengacu pada desain jembatan Akashi Kaikyo di Jepang yang memiliki bentang 1.991 m.Direncanakan juga Jembatan Selat Sunda memiliki lebar total 60 m terdiri atas tiga lajur lalu lintas masing-masing arah selebar 3×3,75 m, dua lintasan kereta api selebar 10 m, lajur pemeliharaan masing-masing selebar 5,05 m.

Source : (Antara, Bisnis Indonesia dan Koran Banten)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s