Mengatasi Gangguan Semut Pada Tabulampot

semut tabulampotMasalah yang  bisa dijumpai pada tabulampot dengan campuran media tanam yang gembur adalah koloni semut. Media tanam yang gembur dari tabulampot ternyata bukan saja tempat favorit semut berkoloni tetapi juga digemari koloni semut untuk berkembang biak.

Mengatasi koloni semut pada tabulampot tidaklah akan efektif jika menggunakan insektisida sistemik seperti Furadan. Furadan adalah insektisida sistemik yang akan masuk kejaringan tanaman melalui penyerapan oleh akar dan akan mematikan serangga yang menkonsumsi bagian-bagian dari tanaman tersebut. Karena semut tidak menkonsumsi bagian-bagian dari tanaman, maka pendekatan penanggulangan koloni semut pada tabulampot perlu menggunakan pendekatan yang berbeda yaitu melalui pendekatan insektisida kontak.

Cara mengatasi semut pada tabulampot
Sedikit trik untuk mencegah dan mengusir semut yang menganggu tambulampot kesayangan.

Pada intinya semut tidak terlalu menganggu apabila jumlahnya sedikit. Bahkan bisa membantu penyerbukan bunga untuk menjadi buah. Namun semut akan menjadi hama apa bila jumlahnya sangat banyak dan menyebabkan muncul kutu putih dan pertumbuhan tanaman akan terganggu. Berikut beberapa trik :

pupuk kulit telir1. Kulit telur sangrai

Kulit telur dapat mengusir semut dari tanaman. Semut yang bersarang pada bagian akar tanaman kerap mengganggu. Selain menghambat pertumbuhan juga dapat mendatangkan hama kutu putih dan embun jelaga yang menyebabkan tampilan tanaman menjadi tidak menarik lagi. Namun kulit telur dapat anda manfaatkan sebagai pestisida alami. Caranya sangrailah kulit sisa pakai hingga berwarna kehitaman. Selanjutnya tumbuk hasil rangrai hingga halus. Terakhir taburkan pada sekitar tanaman dan sarang semut.

Kulit telur kering mengandung sekitar 95% kalsium karbonat dengan berat 5,5 gram (Butcher dan Miles, 1990). Sementara itu, Hunton (2005) melaporkan bahwa kulit telur terdiri atas 97% kalsium karbonat. Selain itu, rerata dari kulit telur mengandung 3% fosfor dan 3% terdiri atas magnesium, natrium, kalium, seng, mangan, besi, dan tembaga (Butcher dan Miles, 1990). Kandungan kalsium yang cukup besar berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai pupuk organik bagi tanaman (Gambar 2).

Hasil analisis kandungan kulit telur di Laboratorium tanah menunjukkan kandungan kalsium terdiri atas kalium, kalsium, fosfor, dan magnesium, masing-masing sebesar 0,121; 8,977; 0,394; 10,541% (Lampiran 3). Kalsium (Ca) pada tanaman berperan untuk merangsang pembentukan bulu akar, mengeraskan batang tanaman, dan merangsang pembentukan biji. Kalsium pada daun dan batang berkhasiat menetralkan senyawa atau menyebabkan suasana yang tidak menguntungkan pada tanah (Lingga dan Marsono, 2007).

Kemampuan kalsium untuk meningkatkan ketahanan tanaman tidak terlepas dari peranannya memengaruhi kerja enzim dalam metabolisme tanaman. Hal tersebut disebabkan dalam sistem metabolisme tanaman dihasilkan senyawa metabolit sekunder, seperti fenol, fitoaleksin, dan flavanoid, yang dapat menghambat perkembangan patogen (Irawati, 2001). Widyawati et al. (2008) melaporkan bahwa pemupukan unsur kalsium taraf 4 g per polibag mampu memacu ketahanan tanaman panili terhadap penyakit di pembibitan. Pemupukan unsur kalsium juga dapat berpengaruh terhadap hasil produksi tanaman tomat, yaitu meningkatnya volume dan bobot buah. Selain itu, berpengaruh juga dalam menekan terjadinya keretakan buah pada tanaman tomat (Hadi dan Rugayah, 2004).

2. Balsem atau Balsam

Balsam dapat mengatasi semut di pohon. Tak jarang pada tanaman buah yang sudah berbunga kita temui adanya sarang semut pada bagian batang pohon. Untuk mengusir semut cukup anda oleskan balsam berbau tajam pada jalur di batang pohon yang kerap dilalui semut. Cara ini ampuh mencegah semut datang mengerubungi bunga tanaman buah anda.

3. Kapur sirih (Njet : Jawa)

kapur sirihKapur sirih sebagai pestisida alami. Tanaman buah seperti jambu, mangga sering diganggu oleh hama semut dan kutu putih. Untuk itu anda tidak perlu membeli pestisida untuk memberantasnya. Gunakan saja kapur sirih dan air dalam botol semprot. Kocok dan campur rata. Gunakan air semprotan tersebut untuk menyemprot batang dan daun yang terserang hama. Perlu anda perhatikan untuk menghindari menyemprot pada daun muda dan kuncup bunga bisa menyebabkan layu dan rontok.Bisa juga gunakan kapur ajaib, caranya haluskan campur dengan air dan semprotkan. Semut atau serangga yang menyentuh serbuk kapur akan kehilangan fungsi syaraf dalam 4 jam, tubuh serangga tidak akan dapat digerakkan dan akan mati setelah 10 jam.

Pada pengaplikasiannya, kapur ajaib dapat dioleskan secara merata pada pangkal batang tanaman dan juga diaplikasikan melingkar pada bibir pot bagian dalam dari tabulampot. Lebar bidang pengaplikasian setidaknya sekitar 5 cm melingkar. Semut yang mencoba melintasi lingkaran kapur ajaib akan jatuh, lumpuh di atas media tanam dan akhirnya akan mati. Hal yang mungkin perlu diperhatikan adalah menghindari pengaplikasian kapur ajaib pada saat hari akan hujan dan pot akan tersiram air hujan.

kapurajaib

Penggunaan kapur ajaib mungkin perlu diulang beberapa kali untuk memastikan koloni semut dapat terkontrol jumlahnya. Bagaimanapun juga, semut adalah bagian dari keseimbangan ekosistem dan semut ikut berperan didalam penyerbukkan bunga pada tabulampot kita.Jadi, jika anda menghadapi masalah koloni semut pada tanaman kesayangan anda, jangan lagi gunakan Furadan untuk mengatasinya, gunakan kapur ajaib.

 

One thought on “Mengatasi Gangguan Semut Pada Tabulampot

  1. Ahyar

    Penggunaan kapur ajaib cukup efektif. Saya menggunakannya dengan digerus sampai halus. Bubuk kapur ditebar di media tanam disekitar batang pohon. Tambulapot menjadi bebas hama semut.. Selamat mencoba.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s