Bahaya Lilin dibalik Segarnya Buah Apel Import

Apel washingtonBagi penggemar buah-buahan khususnya apel, mungkin banyak yang tidak mengetahui bahwa buah yang memiliki banyak khasiat tersebut ternyata juga berbahaya.Makan buah apel di udara yang terik sangatlah menyegarkan. Apalagi apelnya masih fresh keluar dari kulkas dan kandungan airnya tinggi. Selain banyak mengandung vitamin C, buah apel juga kaya akan oksidan, yang menurut penelitian zat ini bisa mencegah penuaan dini. Namun tahukah Anda bahkan dibalik kesegaran penampilan buah apel yang menggugah selera itu tersimpan kadar zat pengawet berupa lilin (wax).

Banyak apel yang beredar di masyarakat sekarang ini ternyata lapisan kulit luarnya telah dilapisi lilin / wax. Hal ini dilakukan para produsen Apel supaya buah apel tersebut dapat bertahan lama. Apel yang telah dilapisi wax tersebut bisa bertahan sampai 1 tahun dan masih tetap kelihatan segar karena wax tersebut melindungi apel dari bakteri sehingga bakteri tadi tidak dapat menembus ke dalam kulit apel.Cobalah anda ambil apel import yang warnanya bagus dan mengkilap seolah tidak ada cacat atau busuk, kemudian kerok dengan pisau tajam apa yang akan anda dapatkan persis seperti yang saya lakukan dibawah ini.

This slideshow requires JavaScript.

Inilah yang menyebabkan buah apel meskipun telah lama beredar dari mulai pemanenan tetapi masih tetap kelihatan segar! Apel dan buah-buahan lain yang menggunakan pengawet berupa lapisan lilin kebanyakan berasal dari buah-buahan import yang didatangkan dari (khususnya Amerika) dan beberapa negara asia lainnya. Buah apel dengan pengawet lapisan lilin ini sanggup bertahan hingga setahun, bahkan masih tetap kelihatan segar. Buah apel ini biasanya di import dari Amerika dengan lama perjalanan dengan kapal laut sekitar 1-2 bulan agar tidak busuk maka digunakanlah zat lilin untuk mengawetkanya dengan cara mencelupknya di cairan lilin.

Salah kaprahnya lagi buah-buahan import khususnya apel sering dijadikan buah tangan bagi orang sakit, baik itu saudara, teman rekan kerja, karena ketidak tahuan bahaya dibalik buah import ini. Orang sakit kok dikasih racun, padahal justru kulit dari apel itu yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.Kebanyakan Orang dan rata-rata orang mengupas kulit buah apel sebelum dikonsumsinya, namun tahukah anda manfaat yang terkandung pada kulit buah apel?, berdasarkan dari sebuah hasil penelitian, telah menunjukan bahwa kulit buah apel mengandung banyak zat lilin yang dikenali dengan sebutan sebagai asam ursolat. Beberapa Para peneliti di University of Iowa, telah Menjelaskan bahwa zat tersebut tenyata mampu meningkatkan pertumbuhan otot-otot dan menekan atrofi otot pada hewan tikus yang telah dijadikan sebagai percobaan. Hasil dari penelitian tersebut kemungkinan besar akan terjadi juga pada otot-otot manusia.

Kulit ApelKulit buah apel diketahui juga mampu mengurangi dan membakar lemak pemicu obesitas, kadar gula darah (pemicu penykit Diabetes), kolesterol, dan trigliserida dalam tubuh manusia. Maka dari itu, sudah tidak mengherankan jika manfaat dari kulit apel kerap dijadikan sebagai bahan pengobatan herbal untuk otot dan gangguan metabolisme seperti penyakit diabetes (kencing manis).

“Atrofi otot adalah merupakan masalah besar dan bisa serius yang cukup umum. Kondisi ini sudah banyak memengaruhi kesehatan seseorang, misalkan ketika selama terjadinya sakit atau sedang bertambahnya usia manusia. Tidak ada obat untuk menghentikan masalah itu,” kata Christopher Adams, endokrinologi dan penulis senior studi tersebut seperti yang telah dikutip dari Daily Mail (8/6).

Adapun atrofi atau atrophia terjadi karena tidak digunakannya otot atau kurangnya latihan fisik. Pada kebanyakan orang, atrofi disebabkan tidak menggunakan otot secara cukup. Misalkan saja orang yang terbaring di tempat tidur dalam jangka waktu tertentu atau para astronaut yang jauh dari gravitasi bumi.

“Kami mempelajari aktivitas gen otot pada penderita atrofi dan menggunakan informasi tersebut untuk menemukan zat kimia yang dapat memblokir atrofi Salah satu bahan kimia itu sangatlah menarik yakni disebut asam ursolat. Bahan ini terkonsentrasi pada kulit buah apel,” tambahnya.

Menurut para peneliti, asam ursolat mengurangi atrofi otot dengan mendorong faktor pertumbuhan seperti insulin-1 (IGF1) untuk membangun otot. “Hal itu dilakukan dengan membantu dua hormon pembangun otot yakni insulin -1 (IGF1). Karena asam ursolat meningkatkan otot, ia mengurangi atrofinya. Uniknya, pada tikus, kulit buah apelmemiliki keuntungan lain yakni mengurangi lemak tubuh, menurunkan kadar gula darah, dan kolesterol,” jelasnya.

Selain itu, meskipun asam ursolat meningkatkan berat otot pada tikus, tapi tidak menambah berat badan. Selain itu, tikus percobaan yang mengkonsumsi asam ursolat memiliki lemak tubuh yang lebih sedikit.

Manfaat Kulit Apel Dapat Mencegah Obesitas

Riset terbaru beberapa ilmuwan di university of iowa mengklaim, zat alami yang terdapat didalam kulit apel bisa menambah pembakaran kalori serta turunkan risiko obesitas. temuan ini pasti menyebabkan harapan, mengingat obesitas serta penyakit berkenaan layaknya diabetes serta perlemakan hati jadi problem kesehatan global.

layaknya yang dipublikasi didalam jurnal plos one, senyawa alami yang terdapat didalam kulit apel itu dikenal dengan nama asam ursolat.
didalam kajiannya, tim yang dipimpin christopher adams dari fraternal order of eagles diabetes research center, university of iowa, pelajari dua grup tikus yang diberi diet tinggi lemak sepanjang sebagian pekan. 1/2 dari hewan ini terima konsumsi asam ursolat, sesaat sisanya tidak. yang menarik yaitu, tikus yang diberi asam ursolat condong konsumsi semakin banyak makanan berlemak daripada tikus yang tidak memperoleh suplemen serta tak ada perbedaan kegiatan diantara ke-2 grup tersebut.

Akhirnya tunjukkan, tikus yang diberi asam ursolat condong sedikit alami menambahkan berat badan, sesaat tingkat kandungan gula didalam darah mereka juga mendekati normal. tikus yang diberi asam ursolat juga tidak alami problem berkenaan obesitas serta perlemakan hati. Didalam studi ini, kami menguji kerja asam ursolat pada tikus yang mempunyai diet tinggi lemak, menggunakan jenis tikus yang obesitas serta sindrom metabolik. sekali lagi, kami lihat asam ursolat dapat menambah rangka otot. menariknya, senyawa ini juga bisa kurangi obesitas, pra-diabetes, serta perlemakan hati.

Peneliti juga mengaku terperanjat dikarenakan tahu bahwa asam ursolat dapat menambah kandungan lemak coklat ( brown fat ) serta pembakaran kalori. layaknya diketahui, peningkatan kandungan lemak coklat didalam tubuh bisa menolong membuat perlindungan diri dari obesitas.peneliti yakin, lemak coklat cuma dimiliki oleh bayi, yang lantas hilang sepanjang masa kanak-kanak. tetapi, hasil tehnik pencitraan yang tambah baik tunjukkan bahwa orang dewasa sebenarnya juga mempunyai sedikit kandungan lemak coklat yang ada diantara leher serta tulang belikat.

sebagian penelitian sudah menghubungkan peningkatan kandungan lemak coklat dengan rendahnya tingkat obesitas serta tingkat sehat dari kandungan gula darah serta lipid ( lemak ) darah. perihal ini menunjukkan bahwa lemak coklat bisa menolong menghindar obesitas serta diabetes.studi kami tunjukkan bahwa asam ursolat menambah otot rangka serta lemak coklat untuk menambah pembakaran kalori, yang pada gilirannya membuat perlindungan diri dari obesitas, pra-diabetes, serta perlemakan hati berlemak, kata adams.

lemak coklat amat berguna serta beberapa orang sudah berupaya melacak langkah untuk meningkatkannya. pada titik ini, kita tidak paham bagaimana asam ursolat dapat menambah lemak coklat. yang terutama yaitu kita tidak paham apakah asam ursolat dapat beruntung orang-orang. langkah setelah itu yaitu kami dapat memastikan apakah asam ursolat bisa menolong pasien, paparnya.

Perlakuan terhadap buah yang diberi lapisan lilin sebelum dikonsumsi harus dicuci dengan menggunakan sabun. Tanpa sabun, mustahil lapisan minyak pada lilin pelapis bisa luntur. Setelah dicuci bersih, buah harus dikeringkan. Jika sudah kering, simpanlah di lemari pendingin. Bungkuslah buah dalam plastik dengan porsi sesuai kebutuhan. Plastik penyimpan sebaiknya tidak sering dibuka tutup, sehingga buah akan segar lebih lama.

Sebenarnya pelilinan buah-buahan tidak mengandung racun bila menggunakan lilin lebah/propolis (tetapi propolis kurang ekonomis karena mahal harganya). Yang paling dikuatirkan buah-buahan itu rawan kandungan pestisida kemudian terlapisi lilin sehingga pestisidanya masih menempel pada buah. Kandungan pestisida inilah yang berbahaya bila sampai termakan, bisa menyebabkan banyak penyakit diantaranya kanker, leukimia, tumor, neoplasma indung telur dll.

So usahakan selalu mencuci buah pakai sabun untuk menghilangkan lilin sekaligus kandungan pestisidanya. Selamat menikmati buah tanpa lilin!

Beli produk Indonesia

Beli-100-persen-Indonesia

Kalau saya pribadi lebih memilih apel produk dalam negeri ( apel malang) atau apel daerah lainya di Indonesia, selain mencintai produk dalam negeri dengan membeli produk Indonesia, juga menumbuhkan semangat persaudaraan dengan membeli buah hasil jerih payah petani negeri sendiri daripada memperkaya petani bangsa asing, menggerakan roda perekonomian desa dan bangsa dan jelas sehat produknya karena sekarang petani-petani kita sudah menerapkan pertanian dan perkebunan organik.Kita hidup sebagai bangsa yang berdaulat dan memiliki karakter jangan mau dijajah oleh produk-produk asing, kalau bukan kita sebangsa dan setanah air yang membela produk petani Indonesia siapa lagi?

3 thoughts on “Bahaya Lilin dibalik Segarnya Buah Apel Import

  1. el mosafeery

    داااااااااااااام عزتك يا بلادي
    اللهم أعز الإسلام و المسلمين و أذل الشرك و المشركين

  2. lury

    Saya jg pernah coba mengerik apel malang pake pisau ternyata hasilnya mengejutkan… Apel lokal pun dilapisi lilin…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s