Mengenal Jenis-jenis Buah Mangga

aneka buah manggaMengkonsumsi buah mangga akan memberi banyak keuntungan bagi tubuh Anda. Selain sarana detoksifikasi, buah yang didominasi rasa manis dan sedikit asam ini juga ampuh menyembuhkan dan mencegah beberapa penyakit. Di Indonesia, mangga sendiri telah lama dikenal dan bahkan di beberapa wilayah ia merupakan tanaman yang wajib ditanam di pekarangan rumah warga. Selain diambil buahnya, pohon mangga juga baik dijadikan pokon peneduh. Ada banyak jenis mangga di dunia ini. Meski secara umum sama, namun jika Anda jeli Anda akan menemukan perbedaan pada masing-masing varietas ini. Jika dilihat dari unsur ekonomi, ada beberapa jenis buah mangga yang paling populer dibudidayakan oleh sebab nilai ekonominya jauh lebih tinggi. Apa saja? Berikut jenis-jenis buah mangga lokal yang paling banyak dibudidayakan, antara lain:

  • mangga-golekMangga Golek. Jenis mangga yang satu ini mudah dikenali karena bentuknya yang khas. Ia tidak bulat buah seperti mangga lainnya. Si golek ini justru terlihat sedikit memanjang. Buah mangga golek tidak terlalu besar. Buahnya memiliki panjang normal sekitar 0.9 meter. Buah ini memiliki rasa yang sangat manis dan lebih dominan ketimbang rasa asamnya. Saat ia terlalu matang, kadar airnya akn bertambah dan rasanya hampir menyerupai buah pepaya. Dalam kondiis matang sempurna, daging buahnya tebal serta lunak dengan warna kuning tua menjurus ke oranye. Buahnya tidak memiliki serat berlebih. Nama golek boleh jadi diambil dari bahasa Jawa yang berarti mencari. Falsafahnya mungkin setelah Anda mencicipinya sekali Anda akan mencarinya lagi dan lagi.
  • harumanisMangga Arumanis. Jenis buah mangga yang satu ini dinamai arum dan manis sebab memang kedua kata tersebut mewakili kualitasnya. Buah ini memang memiliki bau yang khas dan juga manis tentunya. Buah mangga yang telah tua biasanya memiliki kulit yang tetap hijau tetapi lebih tua. Kulit buah ini biasanya dilapisi dengan lilin sehingga ia tampak berwarna kelabu. Kulit mangga yang satu ini tidak terlalu tipis dan juga tidak terlalu tebal. Rasanya merupakan percampuran manis dan asam.
  • Mangga Manalagi 1Mangga Manalagi. Mangga yang satu ini memiliki rasa yang serupa dengan perpaduan mangga golek dan mangga arumanis. Ukuran buahnya tidak terlalu besar dengan ketinggian pohon yang bisa mencapai angka 8 meter. Buahnya berbentuk lonjong dengan ujung daun yang sedikit runcing. Buah ini saat muda memiliki kulit hijau muda sedangkan pada saat matang, kulit tersebit hijau tua dan dilapisi lilin sehingga terlihat kelabu. Salah satu signatur jenis mangga manalagi adalah bintik-bintik putih yang memenuhi kulit buahnya.
  • Gedong GincuMangga Gedong Gincu. Buah yang satu ini paling banyak dikembangkan di Majalengka juga Cirebon. Signaturnya adalah warna kulitnya yang cantik dan cerah. Warnanya seolah kombinasi dari warna oranye, merah, sedikit warna hijau dan kuning. Harganya di pasaran cukup stabil dan paling banyak ditemukan di pusat perbelanjaan. Daging buah jenis mangga yang satu ini cukup nikmat. Ia mengandung banyak air. Meski didominasi rasa manis, namun tak jarang pula yang merasakan asamnya di ujung lidah.
  • Mangga EndogMangga Endog. Mangga yang satu ini dikenal oleh karena bentuk dan ukuran buahnya yang kecil layakya telur. Endog sendiri dalam bahasa jawa memang berarti telur. Buah ini memiliki permukaan kulit yang lumayan halus dan dilapisi lilin. Jika kita teliti memprhatikan maka akan menemukan bintik-bintik putih dan hijau pada kulitnya. Daging buahnya padat dan berserat dengan kandungan air yang sedikit. Harus diakui aroma buah mangga yang satu ini kurang semerbak dan rasa manisnya juga kurang jika dibandingkan dengan jenis mangga lainnya.
  • Mangga lali jiwoMangga Lalijiwa. Jenis mangga lokal yang satu ini cukup terkenal terutama di tanah Jawa. Rasa dagingnya lezat dan bisa bikin lupa diri kata sebagian orang. Kaena itu ia dinamai Lali Jiwa. Buahnya bulat dengan warna daging kuning tua saat matang sempurna. Aroma buah yang satu ini memang kurang kuat tetapi meski demikian tetap banyak yang menggilainya.
  • mangga maduMangga Madu. Buah yang satu ini memang memiliki rasa layaknya madu. Manis dan tidak tertinggal di lidah. Buahnya bulat sedikit memanjang dengan ukuran berkisar di angka 10,5 cm. Kulit buahnya hijau muda dan semakin tua akan dilapisi lilin yang juga semakin tebal.
  • mangga kemangMangga Kemang. Jenis buah mangga yang satu ini dikenal juga dengan nama Binjai dan juga Binlo putih. Pohonnya bisa mencapai tinggi antara 20 sampai 40 meter. Buahnya yang telah matang sempurna akan berwarna kecoklatan dan sedikit kuning. Rasanya perpaduan manis dan asam yang seimbang. Karena hal tersebut sehingga ia populer dijadikan rujak.
  • mangga IndramayuMangga Indramayu.Mangga yang satu ini memang khas Indramayu, didaerahnya mangga ini dikenal sebagai mangga Cengkir (pelem cengkir) berukuran besar dan memiliki serat buah yang khas. Rasanya manis dan kering, tidak seperti mangga lain yang agak basah, mungkin karena daerah Indramayu yang kering sehingga mangga ini terasa gurih.Mangga khas ini paling enak adalah yang matang dipohon, sangat terasa ke-khasannya, selain itu mangga ini cukup tahan lama dari pembusukan.Selain mangga cengkir, buah khas Indramayu lainnya adalah mangga gedong atau sering disebut juga mangga gincu karena warna kulitnya yang berwarna-warni. Ukuran mangga ini kecil seukuran kepalan tangan.Untuk menikmati buah ini, pilihlah musim kemarau untuk menikmatinya, karena buah tidak banyak mengandung air, sehingga rasanya lebih nikmat dibandingkan saat musim penghujan.
  • garifta-orangeMangga Grafita Orange.Setelah hampir 70 tahun menetap di Indonesia, mangga haden kini resmi menjadi salah satu varietas unggul. Melewati proses adaptasi panjang dan seleksi ketat, ia terpilih sebagai salah satu mangga unggul pada 2009. Mangga yang diintroduksi dari Amerika Serikat itu pun kini menyandang nama baru yaitu garifta orange.Mangga garifta orange memiliki produktivitas tinggi. Setiap tahun ia mampu menghasilkan sekitar 135 kg buah per pohon sehingga cocok untuk dikebunkan secara komersial. Bobot buah berkisar 235-365 g dengan citarasa manis segar, kadar kemanisan 16,8 brix.Sosok si jingga pun menarik, terutama menjelang matang. Perpaduan warna hijau, merah, dan orange tampak menghiasi permukaan kulit buah. Warna merah muncul pada pangkal buah. Di bagian tengah gradasi warna hijau ke jingga menghiasi kulit buah. Semakin matang warna hijau akan berkurang berganti jingga. Hmm.. sungguh pemandangan menarik dan layak untuk dikoleksi. Apalagi mangga haden alias garifta orange juga tergolong mudah ditabulampotkan.
  • mangga Kio JayMangga Kiyo jay. Mangga kio jay, merupakan mangga varietas baru asal Negeri Gajah Putih, Thailand.Tanaman mangga baru yang masuk ke Indonesia ini mulai favorit, selain buah mudanya yang manis, rasanya yang lezat, mangga ini berukuran jumbo, mencapai berat 2kg.Termasuk tanaman yang mudah berbuah dalam pot (tabulampot) Namun jangan di nikamti saat buah sudah masak di pohon anda bakal kecewa, mangga ini tepat di konsumsi saat masih mengkal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s