Potensi Urine Sapi Sebagai Pupuk Organik Cair (POC)

TERNAKSAPIDewasa ini dunia pertanian dan peternakan banyak disematkan dengan istilah ”organik”. Limbah hasil ternak yang asalnya tidak terpakai dan terbuang sia-sia serta mencemari lingkungan. Kini juga ikut andil dalam pagelaran istilah organik tersebut. Limbah ternak yang berupa padat, cair dan gas semuanya kini mulai di manfaatkan oleh peternak baik skala kecil menengah sampai skala besar. Sehingga terciptalah istilah ”zero waste”.

Dengan adanya proses pengolahan, maka limbah hasil ternak dapat dkemas menjadi pupuk organik, yang memiliki keunggulan ganda selain bermanfaat bagi tumbuhan juga dapat memperbaiki unsur hara pada tanah yang tidak dimilki oleh pupuk kimia, sehingga kesuburan tanah bisa dijaga. Lebih lanjut melihat kondisi yang ada pada saat ini dimana melambungnya harga pupuk an-organic atau pupuk kimia pabrikan, maka limbah kandang merupakan satu peluang usaha tambahan yang memiliki nilai jual

Urine /kencing ternak sapi, kambing, domba kini mulai dimanfaatkan petani sebagai bahan organic untuk menyiram tanaman. Kunggulan penggunaan bio urine yaitu volume penggunaan lebih hemat dibandingkan pupuk organik padat serta aplikasinya lebih mudah karena dapat diberikan dengan penyemprotan atau penyiraman, serta dengan proses akan dapat ditingkatkan kandungan haranya (unsur Nitrogen). Hasil analisis terhadap proses pengayaan N menggunakan Azotobacter pada prosesing bio urine kambing menunjukkan terjadi peningkatan kandungan hara N dari 0,34% menjadi 0,89%.

Pertanian organik sedang berkembang dan memerlukan peningkatan pasokan pupuk organic diantaranya yang berpotensi dikembangan di Indonesia adalah pupuk organic padat (bio kultur) dan urine (bio urine).Oleh karenanya jika peternak bisa mengelola dan memanfaatkan limbah dari kencing sapi ini maka akan mendapatkan input dan keuntungan ganda dari peternakannya.Peternak yang akan memanfaatkan urine menjadi bio-urine maka agar praktis dalam penampungannya diperlukan suatu saluran limbah yang dimodifikasi agar limbah padat sapi dan urine nya bias terpisah.

Sekarang ini sedang maraknya program GO GREEN yang mana semua produk khususnya yang dikonsumsi manusia diupayakan bersifat organik. Melihat peluang tersebut banyak kalangan (pengusaha, produsen, pedagang, dll) yang cepat-cepat beralih ke produk organik dengan memanfaatkan berbagai limbah untuk pembuatan pupuk organik.Selain untuk meningkatkan hasil pertanian baik untuk tanaman keras maupun lunak, pupuk organik sangat cocok digunakan dialam tropis ini, karena tidak meninggalkan residu di dalam tanah dan membuat tanah menjadi gembur. Residu yang bertumpuk didalam tanah dalam jangka waktu panjang akan merusak unsur hara didalam tanah yang berakibat tanah menjadi keras dan menggumpal.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Andi Putranto AT (2003) di Dusun Ngadong, Desa Girikerto, Kec. Turi, Kab. Sleman Yogyakarta bahwa dalam 100 ekor sapi dapat menghasilkan 1.500 liter sampai dengan 2.000 liter urine per hari. Berdasarkan hal tersebut maka jika terdapat 50.000 ternak maka terdapat potensi  kurang lebih 731.895 liter urine sapi per hari yang terbuang dan tidak dimanfaatkan. Itu baru urine yang dihasilkan dari ternak sapi belum dari ternak kuda, kerbau dan kambing.

Pada tahun 2011 jumlah proposal FMA yang diusulkan 75% adalah mengenai penggemukan sapi, tentunya limbah yang dihasilkan berupa urine sapi sangatlah besar. Dengan demikian guna mendukung kegiatan FMA tersebut perlu dilakukan suatu uji coba/demonstrasi teknologi pembuatan pupuk cair dari urine sapi guna memanfaatkan potensi limbah peternakan menjadi suatu produk olahan yang mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani serta mengurangi penggunaan pupuk organik.

Tujuan dari kegiatan ini adalah mensosialisasikan pemanfaatan limbah air kencing (urine) sapi untuk dijadikan pupuk organik cair, kepada petani pengelola FEATI serta menjaring umpan balik dari petani berkaitan dengan teknologi pemanfaatan urine sapi sebagai pupuk cair.

pupuk organik cairKelebihan Pupuk Organik Cair

  1. Mempunyai jumlah kandungan nitrogen, fosfor, kalium dan air lebih banyak jika dibandingkan dengan kotoran sapi padat
  2. Mengandung zat perangsang tumbuh yang dapat digunakan sebagai pengatur tumbuh
  3. Mempunyai bau yang khas urine ternak yang dapat mencegah datangnya berbagai hama tanaman.

Tabel 1. Jenis dan Kandungan Zat Hara pada beberapa Kotoran Ternak Padat dan Cair (sumber Lingga 1991).

Nama Ternak & bentuk kotorannya N (%) F (%) K (%) Air (%)
Kuda – padat 0.55 0.30 0.40 75
Kuda – cair 1.40 0.02 1.60 90
Kerbau – Padat 0.60 0.30 0.34 85
Kerbau – Cair 1.00 0.15 1.50 92
Sapi -padat 0.40 0.20 0.10 85
Sapi – cair 1.00 0.50 1.50 92
Kambing – padat 0.60 0.30 0.17 60
Kambing – cair 1.50 0.13 1.80 85
Domba – padat 0.75 0.50 0.45 60
Domba – cair 1.35 0.05 2.10 85

Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Urine Sapi

Bahan dan alat :

  1. 1 bak penampungan uk. 1 m3
  2. 1 pompa air
  3. 1 talang air panjang 4 m
  4. Sambungan talang air
  5. 1,4 liter Bakteri Rumio Bacillus
  6. 1,4 liter Bakteri Azoto Bacter
  7. 1100 liter urine sapi
  8. Selang air
  9. lem paralon

Cara Pembuatan :

  1. 1,4 liter bacteri Rumio Bacillus dan 1,4 liter bakteri Azoto Bacter dimasukkan dalam 1100 liter air urine ke bak fermentasi,
  2. Kemudian diaduk sampai rata, selanjutnya ditutuprapat selama 1 minggu.
  3. Setelah 1 minggu dipompa dengan menggunakan pompa air dan dilewatkan melalui talang air, dibuat seperti tangga selama 6 jam, tujuannya untuk penepisan atau menguapkan kandungan gas amonia, agar tidak berbahaya bagi tanaman yang akan di beri bio urine (Exotics Farm Indonesia 2010)
  4. Kemas dalam jirigen ukuran 5 liter
  5. Kemudian pupuk cair ini siap digunakan.

Cara Penggunaan :

  1. Untuk perendaman biji : 1 liter pupuk urine + 10 liter air direndam selama 10 menit.
  2. Untuk pupuk cair yang diaplikasikan lewat daun : 1 liter pupuk urine per tangki semprot.

Pupuk cair yang telah jadi, dapat langsung digunakan yaitu : 1 liter fermentasi kencing sapi (bio urine) dicampur 10 liter air lalu disemprotkan ke tanaman. Untuk benih/ biji direndam selama semalam sedangkan untuk bibit perendaman selama maksimal 10 menit. Keunggulan pupuk cair bio urine dibandingkan dengan pupuk cair lainnya adalah kandungan fitohormon Auksin yang merupakan zat perangsang tumbuh pada tanaman.
Pada tanaman padi penyemprotan dilakukan pada umur 14-21 HST, 25-30 HST dan pada fase primordial saat sudah ada satu tanaman yang mengeluarkan bunga, sedangkan untuk tanaman hortikultura penyemprotan dilakukan pada umur 14-21 HST (terdapat 3-4 helai daun) dan pada saat pembentukan bunga.

Manfaat Pupuk Cair

pupukanPupuk organik ramah lingkungan dari limbah ternak itu bisa memutus ketergantungan petani terhadap pupuk urea atau pupuk kimia lainnya yang justru mencemari lingkungan. Dengan demikian, para petani tak perlu repot memikirkan dan membeli pupuk urea, cukup tanaman dipupuk dengan menggunakan pupuk organik yang berasal dari limbah urine sapi. Pupuk organik mempunyai efek jangka panjang yang baik bagi tanah, yaitu dapat memperbaiki struktur kandungan organik tanah dan selain itu juga menghasilkan produk pertanian yang aman bagi kesehatan, sehingga pupuk organik ini dapat digunakan untuk pupuk yang ramah lingkungan. Manfaat lain yaitu:

6 thoughts on “Potensi Urine Sapi Sebagai Pupuk Organik Cair (POC)

  1. Salam kenal., saya tertarik dengan pembuatan pupuk cair dari urine binatang ternak. Untuk bacteri Rumio Bacillus dan bakteri Azoto Bacter, dimana saya bisa mendapatkan/membeli kedua bakteri tersebut?
    Terima kasih

    1. salam kenal juga pak Ichwan Muchtaram, bisa juga dimanfaatkan langsung pak. urine sapi ditampung selama seminggu lalu disemprotkan ke tanaman padi. biasa dilakukan oleh bapak saya buat tanaman padinya.

  2. jhonny

    salam….saya sangat awam dalam dunia peternakan dan pertanian,dan saya ingin belajar….dapatkah bapak membantu saya untuk mendapat materi secara detail ? terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s