Cegah Longsor dan banjir dengan menanam pohon

JAKARTA, KOMPAS.com – Akibat longsoran yang terjadi di antara Stasiun Cilebut-Bojonggede, tanah yang menyangga rel juga ikut tergerus, Rabu (21/11) malam.Longsoran terjadi setelah hujan deras yang melanda kawasan Bogor. Air hujan yang meluap dari kali cipangkalan menyeret tanah di bawah rel sehingga terjadi longsoran. Perjalanan KRL dari Jakarta sejak sore tadi dihentikan sampai Stasiun Depok saja.Selain itu, terjadi antrean KRL di lintas Depok ini.

PURWOKERTO – Perjalanan kereta di jalur Purwokerto-Patuguruan sore kemarin terganggu karena salah satu jalurnya terkikis banjir.Banjir yang membuat batu dan pasir di bawah rel tergerus itu terjadi di dua lokasi yakni Purwokerto- Karanggandul di KM 344 sepanjang 100 meter dan Karanggandul- Karangsari di KM 337 sepanjang 20 meter.

”Ini laporan kejadiannya pukul 17.30 WIB,”kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 4 Purwokerto Surono di Purwokerto,Kabupaten Banyumas, kemarin. Menurut dia, jalur yang terkikis merupakan jalur yang menuju Jakarta. Di jalur ini sudah terdiri dua rel (double track). Pihaknya sementara tidak mengoperasikan jalur tersebut selama dalam perbaikan. ”Malam ini juga dilakukan perbaikan.

JAKARTA, KOMPAS.com — Puluhan rumah di sepanjang Kali Pesanggrahan di RT 004 RW 05 Pos Pengumben, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, terendam banjir kiriman dari Kali Katulampa, Bogor, Jawa Barat. Banjir kiriman ini sudah mulai masuk ke rumah warga sejak pukul 06.00 WIB tadi.

Berita diatas kini menghiasi layak kaca dan layar gadget, internet  anda baik itu dunia tv dan dunia digital online ramai oleh longsornya rel kereta antara bojong gede-cilebut, belum tuntas rel kereta antara satasiun purwokerto -patuguran juga tergerus air sehingga rawan longsor, eh gak lama kali pesanggrahan meluap sehingga komplek IKPN jakarta dan pasar cipulir terendam banjir. Saat ini memang sudah memasuki musim hujan walau belum puncaknya namun ini merupak siklus 5 tahunan bencana banjir melihat curah hujan yang tinggi tentu kita semua harus waspada, ini juga terjadi karena ulah kita manusia yang tidak bersahabat dengan alam. Lihat saja volume kali-kali dijakarta semakin tahun semakin mengecil contoh ciliwung dan pesanggrahan yang dulunya masih belasan meter kini tinggal 2-3 meter saja, belum kalan sekitar bantaran kali diisi oleh pemukiman kumuh yang mengambil bantaran kali dan membabat tanaman dan pohon disekitarnya diubah menjadi perumahan dan beton, belum lagi di joglo yang dilewati kali pesanggrahan sebuah apartemen menguruk tanah resapan pinggir sungai dan membetonya sehingga bila volume air sungai kiriman dari bogor  meningkat  maka yang terjadi adalah banjir dan rawan longsor seperti pernah terjadi di pejaten timur disekitar sungai ciliwung.

Untuk mengantisipasi banjir bandang dan tanah longsor, menganjurkan kepada masyarakat agar lahan kosong untuk segera direboisasi. pinggiran kali jangan dibangun perumahan dan dijaga kelestarian ekosistemnya terutama pohon. tanami dengan pohon keras seperti durian, nangka dan bambu, pohon bambu efektif mencegah longsor, apabila anda pernah rafting di sungai citarik  sukabumi bila anda perhatikan di kanan-kiri kali terdapat banyak pohon bambu dan pohon-pohon lainya namun kita bisa melihat pohon bambu dominan. dan kita jarang mendengar sekitar kali citarik terjadi longsor, begitu pula kali di desa-desa yang masih asri banyak akan kita jumpai banyak pohoon bambu, walaupun akar pohon bambu kecil namun jumlahnya yang banyak ternyata seperti ikatan yang kuat menahan tanah dari terjangan air hujan, dan pohon bambu yang berongga-rongga ruasnya ternyata mampu menampung air hujan didalam pohonya sehingga tidak langsung mengalir ke sungai.Pengalam sewaktu kecil kalau pagi-pagi dipinggir kali sering melihat pohon bambu ampel cabangya kadang menjuntai ke bawah kalau kita potong ternyata menetes air segar yang dapat di minum dan digunakan untuk obat tetes mata yang murah dan sehat.

Semoga program kedepan gubernur DKI jakarta adalah penataan bantaran kali  dari pemukiman dan penanaman kembali bantaran kali dengan pohon-pohon terutama pohon bambu, Bambu tumbuh sangat cepat dan dapat dipanen dalam 3-5 tahun. Diklasifikasikan sebagai rumput, bambu adalah rumput yang tumbuh tercepat di Bumi dan dapat tumbuh 1 meter atau lebih per hari. Perkebunan Bambu menyerap 5 kali jumlah karbon dioksida dan menghasilkan oksigen 35% lebih dari pohon.namun yang lebih penting adalah penegakkan peraturan tidak bolehnya membangun rumah atau bangunan tempat tinggal dibantaran kali, bantaran kali adalah tanah negara kalau diserobot untuk pemukiman warga, ya warga sendiri yang menanggung akibatnya. “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”. (QS: Rum 41)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s